Postingan

Dasar Hukum Kepada Pelaku Tindak Pidana Penipuan [Studi Kasus]

Gambar
Pasal mengenai tindak penipuan di atur dalam KUHP Kitab Undang-undang Hukum Pidana Pasal 378 Tentang Penipuan . Pasal 378 KUHP, berbunyi : “Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun”. Kejahatan penipuan antaralain : 1. Membujuk orang supaya memberikan barang, membuat utang atau menghapuskan piutang; 2. Maksud pembujukan itu ialah : hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak; 3. Membujuk dengan memakai : a. Nama palsu atau keadaan palsu mpu b. Akal cerdik (tipu muslihat) atau c. karangan perkataan bohong Melihat pasal mengenai penipuan diatas mungkin Kita dapat mempelajari dasar hukumnya, Delik apa y